<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3823">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Cara Penyimpanan dan Pembuangan Sisa Obat Tidak Terpakai di RW 03 Kelurahan Sukatenang Bekasi Utara Bulan April 2020</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Ainunnisya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>75 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  Berdasarkan data dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013 status  obat  yang  ada  di  rumah  tangga  di  indonesia  menyimpan  obat  untuk swamedikasi,  yang  dikelompokkan  menurut  obat  yang  sedang  digunakan,  obat untuk persediaan jika sakit, dan obat sisa. Obat sisa dalam hal ini adalah obat sisa resep  dokter  atau  obat  sisa  dari  penggunaan  sebelumnya  yang  tidak  dihabiskan atau obat kadaluarsa  yang diperoleh dari resep dokter maupun  yang dibeli secara bebas. Data yang diperoleh secara nasional 47,0% rumah tangga menyimpan obat sisa,  jumlah  ini  lebih  tinggi  dibandingkan  dengan  proporsi  rumah  tangga  yang menyimpan  obat  untuk  persediaan  yaitu  42,2%.  Tujuan  dari  penelitian  adalah untuk  mengetahui  gambaran  pengetahuan  ibu  tentang  cara  penyimpanan  dan pembuangan  sisa  obat  tidak  terpakai.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah penelitian  deskriptif  dan  data  dianalisa  dengan  menggunakan  analisa  univariate. Populasi  dalam  penelitian  merupakan  ibu  di  RW  03  Kelurahan  Sukatenang  yang terdaftar sebagai warga Kelurahan Sukatenang yang diambil secara total sampling dari  jumlah  KK  masing-masing  RT  yang  berusia  antara  17  tahun  sampai  dengan 65 tahun dengan melibatkan 313 responden. Hasil yang diharapkan menggunakan metode  penelitian  yang  digunakan  dapat  menggambarkan  pengetahuan  ibu tentang  cara  penyimpanan  dan  pembuangan  sisa  obat  tidak  terpakai  di  rumah tangga</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>menyimpan obat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>membuang obat</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-159-2020</classification>
 <identifier type="isbn">3422117232</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-159-2020</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-159-2020</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3823</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-10 10:43:54</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-10 10:43:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>