<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4003">
 <titleInfo>
  <title>Uji Most Probable Number (MPN) Coliform Pada Depot Air Minum Isi Ulang</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dyas Febryanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>73 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan dan perikehidupan manusia. Tingginya kebutuhan masyarakat akan air minum dan perkembangan teknologi dalam kehidupan menjadi salah satu faktor pengolahan  Depot  Air  Minum  Isi  Ulang  (DAMIU).  Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk mengetahui cemaran bakteri Coliform yang melebihi batas persyaratan Most Probable Number (MPN) pada depot air minum isi ulang. Metode yang digunakan adalah artikel review, artikel dikumpulkan berdasarkan pencarian database google scholar. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan tahun 2011-2021. Jumlah  jurnal  yang  digunakan  yaitu  sebanyak  3  jurnal  nasional  full  text  dan  ber- ISSN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 sampel air minum isi ulang yang berasal  dari  Cirebon  terdapat  3  sampel  yang  positif  Coliform  yaitu  1  sampel  di Sunyarangi dengan nilai Most Probable Number (MPN) 2,2/100 ml, serta 2 sampel di Kalitanjung dengan nilai Most Probable Number (MPN) 38/100 ml dan 240/100 ml, dari 25 sampel air minum isi ulang yang berasal dari Blora terdapat 1 sampel yang positif Coliform dengan nilai Most Probable Number (MPN) &gt;240/100 ml dan dari 8 sampel yang berasal dari Bukittinggi terdapat 4 sampel yang positif Coliform yaitu 1 sampel C dengan nilai Most Probable Number (MPN) 108/100 ml, serta 3 sampel  yaitu  sampel  E,  F  dan  G  dengan  nilai  Most  Probable  Number  (MPN) 2,2/100  ml.  Kesimpulan  dari  ketiga  artikel  tersebut  diketahui  bahwa  sampel  air minum isi ulang yang diujikan tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan yaitu nilai Most Probable Number (MPN) nya lebih dari 0/100 ml.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MPN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>depot</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>coliform</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-132-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118138</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-132-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-132-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4003</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-10 15:01:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-10 15:01:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>