Detail Cantuman
Advanced Search
Lap. KTI
Profil Peresepan Obat Rheumathoid Arthritis di Apotek Mitra Diani Periode Oktober-Desember 2015
ABSTRAK
Rheumathoid Arthtritis merupakan inflamasi kronik, dan sistemik yang termasuk kelompok gangguan autoimun. Memiliki ciri perubahan radang kronis dari sendi dan membrannya (synovium), yang khusus dihinggapi Rheumathoid Arthtritis adalah persendian tangan dan kaki, lutut, bahu dan tengkuk. Prevalensi Rheumathoid Arthtritis di Indonesia pada tahun 2009 sebesar 32,2%. Rheumathoid Arthtritis suatu penyakit autoimun, dimana antibodi tubuh menyerang dan merusak sendi/jaringan sendiri. Penyakit diawali dengan masuknya suatu antigen ke dalam sirkulasi. Antigen ini dikelilingi oleh makrofag, tetapi tidak dimusnahkan atau dikeluarkan karena sebab yang tidak diketahui. Ada beberapa faktor resiko yang dapat menyebabkan seseorang menderita Rheumathoid Arthtritis, yaitu genetik, infeksi, jenis kelamin, obesitas dan lingkungan. Gejala yang dialami adalah nyeri sendi, hambatan gerakan sendi, kaku pagi hari, krepitasi, pembesaran sendi dan perubahan gaya berjalan. Tujuan dari pengobatan Rheumathoid Arthtritis ialah untuk menghilangkan rasa nyeri, mengurangi dan menekan inflamasi, mengurangi sekecil mungkin efek samping yang tidak diharapakan, serta memelihara fungsi tulang serta sendi. Ada tiga golongan obat yang digunakan yaitu, NSAID, DMARD, Glucosamin dan Kortikosteroid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan presentase peresepan obat Rheumathoid Arthtritis terbanyak berdasarkan Jenis Kelamin, Golongan obat dan Zat Aktif obat Rheumathoid Arthtritis yang banyak diresepkan.Penelitian ini dilakukan di Apotek Mitra Diani dengan pengambilan data primer berupa resep yang berasal dari Apotek Mitra Diani periode Oktober-Desember 2015. Berdasarkan hasil dari penelitian diketahui Jenis Kelamin terbanyak yang mendapatkan obat Rheumathoid Arthtritis adalah Perempuan 60,63%, jumlah dan presentase obat Rheumathoid Arthtritis berdasarkan golongan obat adalah golongan Anti Inflamasi Non Steroid sebesar 52,25% dan jumlah dan presentase obat Rheumathoid Arthtritis berdasarkan Zat Aktif adalah Dexamethason sebesar 46,73%.
Kata kunci : Rheumathoid Arthtritis, obat, sendi
Ketersediaan
| KTI-36-2016 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-36-2016
|
| Penerbit | : Jakarta., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
31 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422113028
|
| Klasifikasi |
KTI-36-2016
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






